Menyambut Bulan Suci Ramadhan Lazuardi Al Falah melakukan berbagai aktivitas yang dapat membangun keharmonisan antar sesama manusia. Membangun silaturahmi dan keharmonisan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh umat muslim dimanapun mereka berada. Pada Bulan Ramadhan tahun ini, Lazuardi Al Falah melakukan Sharing Session bersama dengan tim Google Educator Group (GEG) Kota Kinabalu Malaysia. Melalui kegiatan ini Lazuardi Al Falah tim GEG Kota Kinabalu Malaysia saling berbagi pengalaman mengenai kebudayaan dan berbagai tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Bulan Suci Ramadhan. Baik siswa siswi SD dan SMP saling melakukan presentasi dan bercerita mengenai kegiatan yang mereka lakukan selama di Bulan Suci Ramadhan.
Presentasi yang pertama diawali oleh siswa siswi SD yang membawakan tentang makanan yang seringkali dimakan pada saat sahur di Indonesia. Dimana masyarakat di Indonesia mengkonsumsi nasi dan juga sayur sebagai makanan utama pada saat sahur, serta memakan kurma dan minum susu. Selanjutnya siswa siswi dari tim GEG Kinabalu Malaysia membagikan cerita mereka mengenai aktivitas di awal hari pada saat Bulan Suci Ramadhan. Mulai dari sahur hingga bersiap untuk berangkat sekolah. Sharing session dilanjutkan oleh siswa siswi SMP yang menceritakan tentang tradisi lebaran atau Idul Fitri yang ada di Indonesia. Seperti mudik dan saling mengucapkan “mohon maaf lahir dan batin”. Siswa siswi dari tim GEG Kinabalu Malaysia juga berbagi pengalaman yang sama pada saat memasuki hari raya Idul Fitri. siswa siswi dari tim GEG Kinabalu Malaysia juga menceritakan pengalaman mereka saat berbuka puasa. Setelah itu siswa siswi SMP juga menjelaskan tradisi Ramadhan yang ada di Jawa. Salah satunya adalah Munggahan dari semarang yakni saling berkumpul bersama dengan keluarga besar.
Siswa siswi memiliki rasa ingin tahu yang tinggi mengenai budaya yang dimiliki oleh Malaysia. Dimana pada sesi tanya jawab siswa siswi Lazuardi Al Falah antusias bertanya mengenai masjid besar yang berada di Malaysia. Beberapa masjid besar yang terkenal di Malaysia adalah masjid Terapung yang dibangun di atas laut dan masjid Bandaraya, sedangkan di Indonesia sendiri memiliki masjid Istiqlal dan masjid 99 Kubah. Kemudian tim dari GEG Malaysia juga menjelaskan salah satu makanan tradisional di sana adalah nasi lemak dengan ikan bilis yang dibungkus dengan daun pisang. Serta ibadah seperti shalat tarawih dilakukan dalam jumlah 23 rakaat. Dengan melakukan sharing session bersama dengan tim GEG Kota Kinabalu Malaysia dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama umat muslim, mengenal lebih dalam budaya dan tradisi Bulan Suci Ramadhan, serta dapat mengenalkan budaya di Bulan Suci Ramadhan yang ada di Indonesia.
Penulis
Admin